Fuad Benardi, Putra Walikota Surabaya Ini Ingin Bulu Tangkis Digandrungi Anak Muda PDF Print E-mail
Ditulis oleh Redaksi Surabayakita   
Rabu, 04 Juli 2018 08:35

Surabayakita.com - Punya segudang rencana yang ingin diwujudkan dan masih berusia muda serta energik, itulah gambaran sosok pria 28 tahun asli Surabaya ini. Mungkin sudah banyak yang mengenalnya, dia adalah Fuad Benardi.

Alumnus Teknik Informatika ITS tahun 2015 ini sedang menyimpan ambisi untuk mempopulerkan olahraga badminton/bulu tangkis di masyarakat, khususnya di Surabaya. Sebab selama ini Fuad Benardi ingin menjadikan olahraga teplok bulu itu disenangi raykat, seperti juga sepak bola atau basket.

"Sepak bola dan bola basket sangat digemari. Bahkan anak anak usia muda juga cukup familiar dengan basket. Kenapa bulu tangkis terkesan kurang digandrungi? Mungkin harus lebih didekatkan dengan masyarakat," ujar putra pertama walikota Surabaya Tri Rismaharini ini.

Karenanya Fuad Benardi ingin turun langsung ke masyarakat untuk membuat bulu tangkis disukai terutama kalangan muda usia. Karenanya, kini dirancang untuk mendekatkan bulu tangkis kepada anak anak sekolah SD dan SMP di Surabaya.

"Saya ingin membuat coaching clinic bulu tangkis di sekolah sekolah. Tujuannya membangkitkan motivasi munculnya atlet baru untuk kemudian dipupuk dan dikembangkan menjadi atlet berprestasi," kata Fuad Benardi kepada Surabayakita.com belum lama ini.

Untuk memulai tugas mulianya ini, Fuad Benardi sudah mengawalinya dengan aktif menjadi wakil ketua bidang pengembangan  PBSI Kota Surabaya. Di beberapa ivent yang digelar PBSI Kota Surabaya, alumnus SMAN 5 Surabaya sudah ini terlibat aktif, termasuk turnamen bulu tangkis piala walikota bertaraf internasional beberapa waktu lalu.

Dalam kesehariannya untuk mengisi waktu luang di sela aktivitasnya sebagai kontraktor, Fuad memang terlihat berpeluh keringat bermain bulu tangkis bersama para koleganya. Dua kali seminggu, bapak satu orang anak ini menghabiskan beberapa jam bermain bulu tangkis di GOR Sudirman dan lapangan Krukah.

Aktif di kepengurusan PBSI dan bisnis, mantan siswa SMP Alfalah ini tetap berkeras menyisihkan waktunya untuk menempuh jejang pendidikan lebih tinggih. "Saya ingin melanjutkan ke S2 Manajemen Proyek ITS untuk studi selanjutnya," ujar penghobi futsal yang tengah merangcang bisnis oleh oleh khas Suroboyo ini.(SK1)








 
Copyright © 2018. surabayakita.com | surabaya news portal. Designed by JasaWebsite.com